Perubahan
perubahan dalam hidup yang terjadi terkadang ga bisa kita kontrol
baik itu perubahan yang baik ataupun yang buruk
karena perubahan yang kita alami menyangkut hajat hidup orang banyak “mengutip kalimat dari UUD haiah..
“
bagaimana cara kita beradaptasi dengan perubahan tersebut.
dulu pas baru masuk kuliah perubahan yang terjadi adalah gue mesti mikirin pakaian buat kuliah … yang dulunya dari senin-sabtu pake seragam aja, eh mesti pinter-pinter mix and match baju
(berhubung budget terbatas buat beli baju and temen-temen nya)
Tugas -tugas yang dulu jaman SMA masih harus dikerjakan karena takut sama guru , pas kuliah mau di kumpulin or engga dosen mah terserah kita, yang punya nilai juga kita. Duh… kesadaran terhadap perubahan tanggung jawab berubah , alias berubah levelnya.
masuk ke dunia pekerjaan perubahan tanggung jawab berubah lagi… di sini ga cuma mikir masalah kita pribadi aja, mesti mikir sampe maju nya tempat usaha kita, kalo perlu kita ikut memberikan sumbangan terhadap kemajuan perusahaan ga cuma jadi bagian roda penggerak nya aja.
gimana cara nya kita bisa kedalam perubahan tersebut??
perlu ga sih kita meng adjust dirikita kedalam perubahan itu? atau kita tetap menjadi diri kita apa ada nya dan siap untuk menghadapi friksi-friksi yang akan terjadi .
mungkin tantangan nya jika kita memilih untuk meng adjust diri kita terhadap perubahan, adalah dengan mencoba untuk membuat pemikiran, hati dan akal kita menjadi lebih flexible.
jika hal ini terjadi , kita hanya akan berbenturan dengan diri kita sendiri, sampai sejauh mana kita mau merubah bentuk diri kita mengikuti bentuk yang ada di alam semesta ( lebay banget dah pake alam semesta / maksud nya sama lingkungan sekitar kita yang sedang ada perubahan)
tapi gimana kalo kita lebih memilih tetap menjadi diri kita sendiri tidak mengikuti perubahan yang ada. bahkan menjadi salah satu faktor item dari perubahan yang ada..????
mungkin ini yang di namakan presistent or non evolution members
mungkin kalo mau ngambil perumpamaan yang sederhana ; kaya binatang komodo yang masih otentik dari jaman purbakala dulu… mereka non evolution members .
bahkan menjadi kan diri mereka manjadi salah satu ikon dari perubahan yang terjadi.
seberapa besarkah upaya menjadi seorang yang bisa menjadi salah satu faktor /item dalam suatu perubahan? apa iya harus sekeras kulit komodo..??? ( nah loch ???? )
harus sekeras apakah kita ? untuk menanggapi dan bertahan terhadap komentar dan arus perubahan .
Harus se-persistent apakah kita? untuk bertahan dengan apa yang kita punya ( tanpa melihat kembali apakah ini benar atau salah)
1. Apakah menjadi benar jika kita bertahan dengan pendirian kita terhadap suatu perubahan?
2. Apakah kita menjadi orang yang super egois tanpa mau melihat perubahan yang ada, yang ada hanya lah gw dan hanya gw.
3.Seberapa berharga kah kita menjadi salah satu item dari perubahan ( bukan menjadi bagian/ roda dari perubahan)?
wah wah another pemikiran di dalam otak gue… jadi mau pilih yang mana ya..?????
